Selasa, 05 September 2017
Sabtu, 10 September 2016
Kamis, 11 Juni 2015
pengertian shalat istikharah doa dan tata cara pelaksananya BERITA ISTEK(islam dan teknologi)
Salat Istikharah adalah salat sunnat yang dikerjakan untuk
meminta petunjuk Allah oleh mereka yang berada di antara beberapa pilihan dan
merasa ragu-ragu untuk memilih atau saat akan memutuskan sesuatu hal. Secara
logika kita bisa menentukan mana yang baik, dan bagus hal yang akan kita pilih
dan kita putuskan. Namun kita sebagai makhluk selau menginginkan yang terbaik,
maka sudah seharusnya kita terlebih dahulu meminta petunjuk kepada Al Hadii (
Yang Maha Pemberi Petunjuk ).
Dalam hal ini spektrum masalah tidak dibatasi. Setelah salat istikharah, maka dengan izin Allah kita akan diberi kemantapan hati dalam memilih. Dengan pengertian diatas, apa pun yang terjadi setelah kita melakukan shalat istikharah, itu adalah yang terbaik untuk kita, walaupun boleh jadi tidak sesuai dengan keinginan kita. Di situ terkandung sikap menerima apa pun yang ditakdirkan oleh Allah untuk kita.
Dasar hukum disunnahkannya shalat istikharah adalah hadis Nabi saw. Dimana beliau bersabda, “Jika salah seorang dari kamu bermaksud (berkeinginan kuat untuk) melakukan sesuatu, hendaknya ia melakukan shalat dua rakaat bukan shalat fardu, kemudian mengucap doa:
Allâhumma innî astakhîruka bi‘ilmika wa astaqdiruka bi qudratika wa as’aluka min fadhlika al-‘azhîm. Fa ’innaka taqdiru wa lâ aqdir, wa ta‘lamu wa lâ a‘lam wa anta ‘allâm al-ghuyûb. Allâhumma in kunta ta‘lamu anna hâdza al-amr khairun lî fî dînî wa ma‘âsyî wa ‘âqibati amrî (atau fî ‘âjilî wa âjilî), fa uqdurhu lî wa yassirhu tsumma bârik lî fîh. Wa in kunta ta‘lam anna hâdza al-amr syarrun lî fî dînî wa ma‘âsyî wa ‘âqibati amrî (atau fî ‘âjilî wa âjilî) fa ishrifhu ‘annî wa ishrifnî ‘anhu wa uqdur lî al-khaira haitsu kâna tsumma ardhinî bih.
Artinya: Ya Allah. Sesungguhnya aku memohon pilihan kepada Engkau dengan pengetahuan-Mu, memohon takdir dengan kemahakuasaan-Mu, dan memohon kelebihan-Mu yang amat besar. Ya Allah, jika menurut pengetahuan-Mu sesuatu yang akan aku kerjakan ini baik untukku –dari sisi agama, kehidupan [dunia], dan akibatnya nanti (di akhirat)– takdirkanlah ia untukku, mudahkanlah dia untukku. Dan jika dalam pengetahuan-Mu apa yang akan aku lakukan ini adalah buruk –baik dari sisi agama, kehidupan dunia, maupun akibatnya kelak di akhirat– maka palingkanlah ia dariku, dan palingkanlah aku darinya. Kemudian tentukanlah yang terbaik untukku di mana pun kebaikan itu berada, lalu berilah aku keridhaan untuk menerimanya.” (Hadis ini diriwayatkan oleh Mâlik, Bukhârî, Abû Dâwûd, At-Tirmidzî, dan An-Nasâ’î).
Waktu yang baik untuk Shalat Istikharah
Pada dasarnya salat istikharah dapat dilaksanakan kapan saja, selain pada waktu-waktu yang terlarang untuk shalat. Namun dianjurkan pada waktu sepertiga malam terakhir seperti Shalat Tahajud karena kalau dilakukan pada keheningan malam karena berpotensi lebih dapat mendatangkan kekhusyukan.
Niat Shalat Istikharoh
Lafadz atau bacaan niat shalat Istikharoh adalah sebagi berikut.
Ushalli sunatan istikharati rok,ataini lillahi ta'alaa
Artinya : Niat saya shalat sunat istikharah dua raka'at karena Alloh Ta'alaa
Tata Cara Shalat Istikharah
Salat istikharah boleh dikerjakan paling sedikit dua rakaat atau hingga dua belas rakaat (enam salam).Tata cara atau kaifiyatnya sama dengan shalat fardhu,yang membedakan hanya pada niatnya saja.
Selepas membaca Al-Fatihah pada rakaat yang pertama, diutamakan membaca Surah Al-Kafiruun (1 kali). Selepas membaca Al-Fatihah pada rakaat yang kedua, diutamakan membaca 1 Surah Al-Ikhlas (1 kali). namun untuk surah yang lain tetap diperbolehkan dibaca selepas membaca surah Al-Fatihah, baik pada rokaat pertama dan kedua.
Setelah salam dilanjutkan do'a salat istikharah kemudian memohon petunjuk dan mengutarakan masalah yang dihadapi. Sebuah hadits tentang do'a setelah salat istikharah dari Jabir r.a mengemukakan bahwa do'a tersebut dapat berbunyi :
"Ya Allah, aku memohon petunjuk kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu. Aku memohon kekuatan dengan kekuatan-Mu. Ya Allah, seandainya Engkau tahu bahwa masalah ini baik untukku dalam agamaku, kehidupanku dan jalan hidupku, jadikanlah untukku dan mudahkanlah bagiku dan berkahilah aku di dalam masalah ini. Namun jika Engkau tahu bahwa masalah ini buruk untukku, agamaku dan jalan hidupku, jauhkan aku darinya dan jauhkan masalah itu dariku. Tetapkanlah bagiku kebaikan dimana pun kebaikan itu berada dan ridhailah aku dengan kebaikan itu". (HR Al Bukhari)
Doa Shalat Istikharah
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ
Dalam hal ini spektrum masalah tidak dibatasi. Setelah salat istikharah, maka dengan izin Allah kita akan diberi kemantapan hati dalam memilih. Dengan pengertian diatas, apa pun yang terjadi setelah kita melakukan shalat istikharah, itu adalah yang terbaik untuk kita, walaupun boleh jadi tidak sesuai dengan keinginan kita. Di situ terkandung sikap menerima apa pun yang ditakdirkan oleh Allah untuk kita.
Dasar hukum disunnahkannya shalat istikharah adalah hadis Nabi saw. Dimana beliau bersabda, “Jika salah seorang dari kamu bermaksud (berkeinginan kuat untuk) melakukan sesuatu, hendaknya ia melakukan shalat dua rakaat bukan shalat fardu, kemudian mengucap doa:
Allâhumma innî astakhîruka bi‘ilmika wa astaqdiruka bi qudratika wa as’aluka min fadhlika al-‘azhîm. Fa ’innaka taqdiru wa lâ aqdir, wa ta‘lamu wa lâ a‘lam wa anta ‘allâm al-ghuyûb. Allâhumma in kunta ta‘lamu anna hâdza al-amr khairun lî fî dînî wa ma‘âsyî wa ‘âqibati amrî (atau fî ‘âjilî wa âjilî), fa uqdurhu lî wa yassirhu tsumma bârik lî fîh. Wa in kunta ta‘lam anna hâdza al-amr syarrun lî fî dînî wa ma‘âsyî wa ‘âqibati amrî (atau fî ‘âjilî wa âjilî) fa ishrifhu ‘annî wa ishrifnî ‘anhu wa uqdur lî al-khaira haitsu kâna tsumma ardhinî bih.
Artinya: Ya Allah. Sesungguhnya aku memohon pilihan kepada Engkau dengan pengetahuan-Mu, memohon takdir dengan kemahakuasaan-Mu, dan memohon kelebihan-Mu yang amat besar. Ya Allah, jika menurut pengetahuan-Mu sesuatu yang akan aku kerjakan ini baik untukku –dari sisi agama, kehidupan [dunia], dan akibatnya nanti (di akhirat)– takdirkanlah ia untukku, mudahkanlah dia untukku. Dan jika dalam pengetahuan-Mu apa yang akan aku lakukan ini adalah buruk –baik dari sisi agama, kehidupan dunia, maupun akibatnya kelak di akhirat– maka palingkanlah ia dariku, dan palingkanlah aku darinya. Kemudian tentukanlah yang terbaik untukku di mana pun kebaikan itu berada, lalu berilah aku keridhaan untuk menerimanya.” (Hadis ini diriwayatkan oleh Mâlik, Bukhârî, Abû Dâwûd, At-Tirmidzî, dan An-Nasâ’î).
Waktu yang baik untuk Shalat Istikharah
Pada dasarnya salat istikharah dapat dilaksanakan kapan saja, selain pada waktu-waktu yang terlarang untuk shalat. Namun dianjurkan pada waktu sepertiga malam terakhir seperti Shalat Tahajud karena kalau dilakukan pada keheningan malam karena berpotensi lebih dapat mendatangkan kekhusyukan.
Niat Shalat Istikharoh
Lafadz atau bacaan niat shalat Istikharoh adalah sebagi berikut.
Ushalli sunatan istikharati rok,ataini lillahi ta'alaa
Artinya : Niat saya shalat sunat istikharah dua raka'at karena Alloh Ta'alaa
Tata Cara Shalat Istikharah
Salat istikharah boleh dikerjakan paling sedikit dua rakaat atau hingga dua belas rakaat (enam salam).Tata cara atau kaifiyatnya sama dengan shalat fardhu,yang membedakan hanya pada niatnya saja.
Selepas membaca Al-Fatihah pada rakaat yang pertama, diutamakan membaca Surah Al-Kafiruun (1 kali). Selepas membaca Al-Fatihah pada rakaat yang kedua, diutamakan membaca 1 Surah Al-Ikhlas (1 kali). namun untuk surah yang lain tetap diperbolehkan dibaca selepas membaca surah Al-Fatihah, baik pada rokaat pertama dan kedua.
Setelah salam dilanjutkan do'a salat istikharah kemudian memohon petunjuk dan mengutarakan masalah yang dihadapi. Sebuah hadits tentang do'a setelah salat istikharah dari Jabir r.a mengemukakan bahwa do'a tersebut dapat berbunyi :
"Ya Allah, aku memohon petunjuk kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu. Aku memohon kekuatan dengan kekuatan-Mu. Ya Allah, seandainya Engkau tahu bahwa masalah ini baik untukku dalam agamaku, kehidupanku dan jalan hidupku, jadikanlah untukku dan mudahkanlah bagiku dan berkahilah aku di dalam masalah ini. Namun jika Engkau tahu bahwa masalah ini buruk untukku, agamaku dan jalan hidupku, jauhkan aku darinya dan jauhkan masalah itu dariku. Tetapkanlah bagiku kebaikan dimana pun kebaikan itu berada dan ridhailah aku dengan kebaikan itu". (HR Al Bukhari)
Doa Shalat Istikharah
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ
Artinya :“Ya Allah hamba memohon agar Tuhan memilihkan mana yang
baik menurut Engkau Ya Allah. Dan hamba memohon Tuhan memberikan kepastian
dengan ketentuan-Mu dan hamba memohon kemurahan Tuhan yang Besar lagi Agung
karena sesungguhnya Tuhan yang Berkuasa sedang hamba tidak tahu dan Tuhanlah
yang amat mengetahui segala sesuatu yang masih tersembunyi. Ya Allah, jika
Tuhan mengetahui, bahwa persoalan ini (sebutkan permasalahan yang anda hadapi)
baik bagi hamba, dan baik pula akibatnya bagi hamba, maka berilah perkara ini
kepada hamba, dan mudahkanlah ia bagi hamba, kemudian berikanlah keberkahan
bagi hamba, dan penghidupan hamba, dan jika tidak baik akibatnya bagi
hamba, maka jauhkanlah ini dari hamba dan jauhkanlah hamba dari padanya. Dan
berilah hamba orang yang rela atas
anugrah-Mu.”
penyebab suara laptop tidak ada suara laptop tidak keluar BERITA ISTEK(islam dan teknologi)
Kenapa ya komputer saya tidak bisa mengeluarkan suara, padahal kabel speaker
sudah terpasang dengan baik?. Apa yang harus saya lakukan agar komputer saya
bisa mengeluarkan suara?. Ada banyak kondisi yang menyebabkan komputer tidak bisa mengeluarkan suara. Mulai dari masalah hardware hingga masalah software. Oleh karena itu,
untuk bisa memperbaikinya, anda harus mengecek satu persatu kerusakan hingga
mendapatkan jalan keluarnya. Oke, silahkan ikuti langkah di bawah ini.
- Periksa Sound card komputer anda. Klik start => control panel =>
system and security => klik device manager pada menu system. Dobel klik
pada menu sound, video and game controllers. Pastikan sudah ada sound card
yang terinstall.
- Jika terdapat masalah driver pada sound card pada poin 1, silahkan
klik kanan lalu pilih update driver software. Pilih salah satu cara untuk
install driver, yaitu download melalui internet atau install dari
komputer. Jika anda belum memiliki driver yang dibutuhkan, pilih opsi
pertama.
- Pastikan drivier sudah terinstall, perhatikan juga settingan pada
software driver. Sebagai contoh ketika menggunakan 'realtek audio
manager', ketika anda menancapkan speaker ataupun headphone pada komputer,
maka muncul pemberitahuan dari driver untuk menentukan jenis device yang
baru saja anda pasang, pastikan anda memilih jenis device yang sesuai
(misal headphone)
- Gunakan Troubleshooter yang
disediakan oleh windows, tool ini akan membantu anda menemukan masalah
yang ada pada komputer, sehingga anda dapat segera memperbaikinya. Buka
link berikut untuk menggunakan tool tersebut =>
http://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=260596
Buka link tersebut,
lalu pilih open with diagnostics troubleshooting wizard. klik ok
penyebab sujud sahwi bagaimna untuk melakukan sujud sahwi dalam sholat BERITA ISTEK (islam dan teknologi)
Kita sebagai manusia yang dijadikan Allah SWT
adalah sangat lemah. Kita tidak tertinggal daripada menjadi lupa dan ini
termasuklah ketika kita bersolat. Apabila kita terlupa sesuatu ketika kita
bersolat, kita perlulah melakukan sujud sahwi supaya ianya menutup kekurangan
yang terjadi ketika solat.
Sujud sahwi adalah sujud sebanyak 2 kali yang
dilakukan sesudah membaca Tasyahud akhir dan Selawat (Tahiyaat Akhir), tepatnya
sebelum mengucapkan salam.
Apakah sebab-sebab yang mengharuskan sujud
sahwi? Ada 3 perkara iaitu:
(1)
Penambahan gerakan (al-Ziyadah). Misalnya seseorang menambah jumlah rukuk,
sujud, berdiri atau duduknya.
(2) Pengurangan (Naqs). Misalnya seseorang
kurang dalam melaksanakan rukun atau hal yang wajib dalam solat.
(3) Ragu-ragu (Shak). Misalnya dia ragu-ragu
tentang jumlah rakaat solat samada tiga atau empat.
Hadis yang berkenaan dengan Sujud sahwi di
antaranya yang diriwayatkan Abu Sa’id Al-Khudri, ia berkata, “Rasulullah
SAW bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian ragu di dalam solatnya
sehingga ia tak tahu lagi apakah ia sudah melakukan solat sebanyak tiga rakaat
atau empat rakaat, hendaklah dibuangnya keraguan itu dan yang ia yakini,
kemudian hendaknya ia sujud sebanyak dua kali sebelum melakukan salam.
Sekiranya ia telah melakukan solat 5 Rakaat, bererti solatnya telah digenapkan
dengan Sujud sahwinya itu. Dan sekiranya ia solat tepat empat rakaat, dua sujud
itu menghinakan bagi Syaitan.” (HR. Ahmad dan Muslim).
Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah RA, Nabi
SAW bersabda, “Sesungguhnya setan itu masuk di antara anak Adam dan Nafsunya,
sehingga ia tidak tahu sudah berapa rakaat ia melakukan solat. Maka bila
seorang di antara kalian mengalami hal demikian, hendaklah ia sujud dua kali
sebelum memberi salam.” (HR. Abu Ahmad dan Ibnu Majah).
Apakah yang harus dibaca ketika sujud sahwi?
Ada perbezaan pendapat tentang bacaan. Yang
umumnya kita telah diajar untuk membaca:
سُبْحَانَ
مَنْ لاَ يَنَامُ وَلاَ يَسْهُو
Subhaana man laayanaamu walaa yashuu
(Mahasuci Tuhan yang tidak tidur dan tidak
lupa)
Tetapi hadis-hadis Rasulullah SAW berkaitan
dengan sujud sahwi, ternyata baginda SAW tidak pernah mengajar bacaan khusus
yang perlu dibaca ketika sujud sahwi ini. Apa yang dapat kita simpulkan di sini
bahawa bacaan ketika sujud sahwi adalah sama seperti yang dibacakan dalam sujud
solat yang biasa:
سُبْحَانَ
رَبِّيَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Maha suci Tuhanku dan segala puji bagi-Nya.
Kita juga dibolehkan melakukan dua kali sujud
itu sahaja tanpa membaca apa-apa jika dipandukan dengan hadis Nabi SAW.
10 LANGKAH MEMPERBAIKI LAPTOP YANG BLUE SCREEN BERITA ISTEK(islam dan teknologi)
Bagi Anda pengguna sistem operasi Windows, pasti sudah
mengenal atau pernah mengalami apa yang disebut sebagai Blue Screen Of Death
atau lebih dikenal dengan sebutan bluescreen saja.
apakah gambar layar laptop seperti ini
Sesuai dengan namanya,
ketika error ini terjadi maka di monitor display hanya tampil layar biru saja
dengan tulisan putih yang berisi deskripsi error yang terjadi. Saat error
bluescreen terjadi menandakan ada suatu kerusakan serius yang terjadi pada
sistem komputer Anda. Pada umumnya bluescreen pada laptop atau komputer terjadi
ketika terdapat masalah atau kerusakan yang berhubungan dengan hardware atau
driver yang terinstall.
Mungkin ada yang bertanya, Apa yang dimaksud
dengan driver? Yang dimaksud dengan driver disini adalah sebuah program yang
menjadi penghubung antara suatu komponen hardware yang termasuk input / output
device (seperti misalnya graphic card, network card, keyboard, mouse, web cam,
printer, scanner dsb) dengan sistem operasi yang digunakan. Sehingga kita
mengenal misalnya: driver printer type xxx untuk sistem operasi windows 7 versi
64 bit.
Lalu, apa yang harus kita lakukan saat laptop yang kita gunakan mengalami bluescreen? Seperti sudah disebutkan diatas, bahwa sebenarnya dalam message error bluescreen sudah terdapat error code yang terjadi dan tindakan apa yang harus kita lakukan. Tetapi karena message error yang ditampilkan bersifat teknis, sehingga kadang membuat kita kesulitan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang harus kita perbaiki. Daripada mencari-cari arti error code tersebut, And bisa langsung melakukan bebarapa langkah dibawah ini apabila suatu saat laptop anda mengalami bluescreen.
- Kembalikan system state windows ke periode sebelumnya.
Di
dalam system operasi Windows terdapat 3 utility yang bisa kita gunakan untuk
mengembalikan setingan dan aplikasi yang terinstal ke periode tertentu yang
telah terlewati, yaitu:.
Last Known Good
Configuration - Fitur ini dapat
kita akses saat Windows akan melakukan startup
System Restore - Mampu mengembalikan kondisi sistem operasi ke kondisi pada periode
sebelumnya.
Rollback Driver - Sebuah utility yang berfungsi untuk meng-uninstall driver yang kita
gunakan
Penjelasan
lebih detail mengenai ketiga tool ini dan cara penggunaannya dapat Anda baca
pada tips berikutnya.
- Pastikan pada hardisk masih tersedia space yang cukup lega.
Hal
ini diperlukan misalnya saat suatu aplikasi membuat suatu temporary file yang
cukup besar. Apabila space kosong pada hardisk mulai mengecil, maka kita harus
membersihkan file-file yang tidak dibutuhkan seperti temporary internet file
dan sebagainya. Untuk langkah membersihkan hardisk laptop darifile-file yang
tidak terpakai bisa Anda baca pada tips berikutnya.
- Scan Laptop dengan Antivirus.
Beberpa
virus bisa menyebabkan laptop bluescreen terutama saat ada virus yang merusak
Master Boot Record (MBR) atau boot sector. Sebelum men-scan hardisk laptop,
pastikan dahulu Antivirus tersebut sudah update dan dikonfigurasi untuk dapat
men-scan MBR atau boot sector hardisk.
- Install Windows Update dan Service Pack Windows .\
Microsoft
memberikan dukungan untuk sistem operasi yang dikeluarkannya berupa update
service pack, security, dan update penting atau opsional lainnya. Dengan
menjalankan Windows update ini diharapkan sistem komputer kita akan selalu
mendapatkan fitur terbaru, terlindungi dari serangan virus, dan bug
lainnya. Tutorial selengkapnya tentang bagaimana mengupdate sistem operasi
windows ini, dapat Anda baca dalam artikel selanjutnya.
- Update Hardware Driver
Selain
meng-update sistem operasi, hal yang tidak kalah pentingnya tetapi sering kita
lewatkan adalah melakukan update pada driver-driver komponen hardware yang
terinstall pada laptop. Kebanyakan kasus bluescreen terjadi karena yang
berkaitan dengan driver yang digunakan. Langkah meng-update driver komputer
merupakan salah satu cara yang bisa memperbaiki error bluescreen pada laptop.
- Gunakan setingan default pada BIOS..
Kesalahan
konfigurasi misalnya overclock pada BIOS ini bisa menyebabkan beragam masalah
termasuk diantaranya menimbulkan error Bluescreen. Dalam beberapa kasus
kerusakan laptop bluescreen ini bisa diperbaiki dengan cara mengembalikan
setingan atau mereset BIOS ke setingan default.
- Cabut dan pasang kembali Memory Laptop.
Dalam
suatu kasus, kadang cukup dengan melepas memory laptop dan memasangnya kembali,
bisa memperbaiki beberapa kerusakan laptop seperti laptop tidak bisa boot atau
laptop bluescreen. Yang harus diperhatikan adalah kehati-hatian saat membuka
dan memasang kembali memory laptop.
- Lakukan diagnostic test pada hardware yang terpasang.
Pada
beberapa laptop telah dilengkapi dengan fitur selft dignostic test.
Jalankan fitur ini untuk mengetahui adanya hardware laptop yang bermasalah.
Catat error message yang tampil sehingga apabila kita tidak mengetahuinya bisa
ditanyakan ke tenaga ahli yang berkompeten.
- UpdateBIOS.
Pada
beberapa kasus, BIOS yang sudah outdated bisa menyebabkan laptop bluescreen,
dikarenakan adanya beberapa incompatibilities pada BIOS tersebut.
- Jalankan Laptop dengan hanya menggunakan hardware yang diperlukan
saja.
Mungkin
tips ke sepuluh ini hanya bisa dijalankan apabila Anda sudah mahir membongkar
pasang komponen laptop. Lepas beberapa komponen hardware dan jalankan
laptop hanya dengan menggunakan komponen motherboard, processor,
memory, hardisk, keyboard, video card dan monitor saja. Dengan melakukan
metoda lepas pasang pada hardware yang terpasang, diharapkan kita bisa
mengetahui hardware mana yang menyebabkan laptopmenadi bluescreen tersebut.
Mungkin itulah 10 tips cara memperbaiki laptop bluescreen yang bisa kita coba. Apabila Anda pernah mengalami laptop bluescreen dan menemukan solusinya, silahkan share pengalaman Anda tersebut lewat komentar dibawah.
Mungkin itulah 10 tips cara memperbaiki laptop bluescreen yang bisa kita coba. Apabila Anda pernah mengalami laptop bluescreen dan menemukan solusinya, silahkan share pengalaman Anda tersebut lewat komentar dibawah.
Terima
kasiiihh........;
Rabu, 10 Juni 2015
BERITA ISTEK(islam dan teknologi) penyabab muncul windows OLD, cara menghilangkan wondows OLD laptop
Buat agan agan yang hobi instal ulang laptop
pernah gax mengalami setelah selesai instal ulang laptop, beres dah pokoknya belum
aja di insatal aplikasi apa apa ataupun belum instal driver laptop sama sekali
tapi hardisk laptop anda sudah terisi penuh, mungkin anda lupa mengformat local
disk C pada saat instal ulang ataupun di sebabkan oleh yang lainya.
Tapi tenang anda bisa menghapus atau
menghilangkan windows old anda sehingga Anda bisa menghemat space pada harddisk
anda dengan cara menghapus windows old pada komputer anda. Silahkan ikuti
caranya dibawah ini :
1.
Arahkan kursor mouse pada drive c: lalu klik kanan, pilih properties.
2. Klik
Disk Cleanup
3. Klik
Clean Up System Files
Tunggu
sampai selesai, dan silahkan cek lagi space kosong pada harddisk anda. Cara ini
adalah cara yang paling manjur untuk menghapus windows OLD anda pada komputer anada
kunjungi untuk trik komputer lainya.klik
kunjungi untuk trik komputer lainya.klik
fadhilah (keutamaan ) surah al-mulk BERITA ISTEK (islam dan teknologi) BLOGSPOT
kandungan surah almulk, manfaat membaca almulk
Surah Al Mulk
adalah surah ke 67 dalam Al-Qur’an. Surah ini tergolong surah ‘makkiyah’
yang terdiri daripada 30 ayat. Dinamakan Al Mulk kerana kata Al Mulk yang
terdapat pada ayat pertama surah ini. yang berarti ‘Kerajaan’. Surat ini
disebut juga dengan ‘At Tabaarak’ yang berarti Maha Suci.
Surah Al Mulk
adalah surah keamanan dan keselamatan, kerana ia akan menjadi penyelamat dan
pendinding dari seksa kubur kepada pembacanya.
Surah Mulk
hendaklah dibaca secara istiqamah dengan menjadikan membacanya amalan kehidupan
seharian. Ulama berkata: “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
tidak akan tidur sebelum membaca surah As Sajadah dan surah Al
Mulk.”
Dari Abu
Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda,
“Satu
surat dalam al-Qur’an (yang terdiri dari) tiga puluh ayat (pada hari kiamat)
akan memberi syafa’at (dengan izin Allah Ta’ala) bagi orang yang selalu
membacanya (dengan merenungkan artinya) sehingga Allah mengampuni
(dosa-dosa)nya, (yaitu surat al-Mulk): “Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah
segala kerajaan/kekuasaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”. Dalam
riwayat lain: “…sehingga dia dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam
surga”.
Kandungan surah Al mulk antara lain:
Secara umumnya,
surah ini banyak mengisahkan tentang kekuasaan Allah terhadap makhluk
ciptaan-Nya. Ini jelas digambarkan daripada tajuk surah ini, al-Mulk, yang
bermaksud ‘kerajaan’. Pada awal surah, ayat ini diceritakan kesempurnaan
ciptaan alam ini,
yang tidak ada cacat-celanya.
Allah telah menciptakan alam ini daripada
awal yang tiada apa-apa kepada yang ada dan seterusnya menjaga alam ini dengan
penuh kesempurnaan. Allah berkuasa menciptakan dan mematikan sesuatu menurut
kehendak-Nya.
Taat dan Takut
pada Allah Di Kesunyian
Dalam surat Al
Mulk ayat 12, penulis Tafsir Al Jalalain menjelaskan, “Mereka itu takut pada
Allah di kesunyian ketika mereka tidak nampak di hadapan manusia lainnya.
Mereka pun taat pada Allah dalam keadaan sembunyi-sembunyi. Tentu saja dalam
keadaan terang-terangan, mereka pun lebih taat lagi pada Allah”.
Intinya mereka
itu taat pada Allah meskipun di kesunyian. Syaikh As Sa’di menjelaskan, “Mereka
takut pada Allah dalam setiap keadaan sampai-sampai pada keadaan yang tidak ada
yang mengetahui amalan mereka kecuali Allah. Mereka tidak melakukan maksiat
dalam kesunyian. Mereka pun tidak mengurangi ketaatan mereka ketika itu.”
Ihsan dalam
Ibadah
Pengertian
ihsan dalam ibadah sebagaimana ditafsirkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam dalam hadits jibril. Ketika
ditanya oleh Jibril –yang berpenampilan Arab Badui- mengenai ihsan, Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Ihsan adalah
engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, dan jika engkau
tidak mampu melihat-Nya, Allah akan melihatmu”.
Dalam
pengertian ihsan ini terdapat dua tingkatan. Tingkatan pertama disebut
tingkatan musyahadah yaitu seseorang beribadah kepada Allah, seakan-akan dia
melihat-Nya. Perlu ditekankan bahwa yang dimaksudkan di sini adalah bukan
melihat zat Allah, namun melihat sifat-sifat-Nya. Apabila seorang hamba sudah
memiliki ilmu dan keyakinan yang kuat terhadap sifat-sifat
Allah, dia akan
mengembalikan semua tanda kekuasaan Allah pada sifat-sifat-Nya. Dan inilah
tingkatan tertinggi dalam derajat Ihsan.
Tingkatan kedua
disebut dengan tingkatan muroqobah yaitu apabila seseorang tidak mampu
memperhatikan sifat-sifat Allah, dia yakin Allah
melihatnya. Dan tingkatan inilah yang banyak dilakukan oleh banyak orang.
Apabila seseorang mengerjakan shalat, dia merasa Allah memperhatikan apa yang
dia lakukan, lalu dia memperbagus shalatnya.
Beriman pada
yang Ghoib
Berdasarkan
salah satu penafsiran surat Al Mulk ayat 12, ayat ini menunjukkan keutamaan
beriman pada yang ghaib dan keutamaan meyakini adanya
kedekatan Allah ketika sendirian atau pun terang-terangan.
Khouf (Takut)
yang Membuat Seseorang Menjauh dari Maksiat
Dari ayat ini
juga menunjukkan bahwa dengan rasa khouf (takut) membuat seseorang menjauh dari
maksiat. Sehingga ketika seseorang mau terjerumus dalam maksiat hendaklah ia
memperkuat rasa takut pada Allah. Jangan malah ketika mau terjerumus dalam
maksiat ia kedepankan roja’ (harap) pada Allah. Ketika berbuat maksiat malah ia
ingat-ingat bahwa Allah Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat. Ini sikap yang
keliru, malah ia akan terus menerus dalam dosa. Yang benar, ketika seseorang
dalam keadaan mau terjerumus dalam maksiat, hendaklah ia kedepankan rasa khouf
(takut) pada Allah. Namun ketika ia dalam kondisi sudah terjerumus dalam
berbagai maksiat, maka hendaklah ia kedepankan rasa roja’ (harap) ketika itu.
Tujuannya apa?
Tujuannya, jika seseorang mengedapankan rasa takut pada Allah ketika hendak
berbuat maksiat, maka ia pasti akan mengurungkan berbuat maksiat. Sedangkan
mengedepankan rasa harap ketika bergelimang dosa akan membuatnya tidak berputus
asa dari rahmat Allah. Perhatikanlah perbedaan dua hal ini.
Rasa Takut pada
Allah Membuat Seseorang Mendapat Naungan-Nya
Keutamaan orang
yang takut pada Allah di kesunyian juga disebutkan dalam sebuah hadits
muttafaqun ‘alaih (disepakati Bukhari dan Muslim),
“Tujuh golongan
yang di mana mereka akan mendapatkan naungan Allah pada hari yang tidak ada
naungan kecuali naungan dari-Nya, yaitu: [1] pemimpin yang adil, [2] seorang
pemuda yang tumbuh dalam beribadah pada Allah, [3] seseorang yang mengingat
Allah di kesunyian lalu meneteslah air matanya, [4] seseorang yang hatinya
selalu terkait dengan masjid, [5] seseorang yang saling mencintai karena Allah,
[6] seseorang yang diajak oleh seorang wanita yang memiliki kedudukan dan
kecantikan untuk menyetubuhinya namun ia katakan, “Aku takut pada Allah, [7]
seseorang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, sampai-sampai tangan
kirinya tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh tangan kanannya.” Lihatlah
orang yang mengingat Allah di kesunyian (tanpa ada yang melihatnya kecuali
Allah) lalu ia meneteskan air mata dan orang yang diajak berzina namun ia takut
pada Allah. Inilah keutamaan dari orang yang beribadah dan takut pada Allah
sedangkan manusia-manusia tidak mengetahuinya, mereka akan mendapatkan naungan
‘Arsy Allah.
Luasnya Ilmu
Allah
Segala sesuatu
itu sama di sisi Allah baik yang smbunyikan maupun yang dinampakkan. Tidak ada
yang samar sedikit pun baginya. Allahh Ta’ala berfirman,
“Dan
rahasiakanlah perkataanmu atau lahirkanlah; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui
segala isi hati.” (QS. Al Mulk: 13)
Ayat ini
menunjukkan bahwa Allah mengetahui segala sesuatu yang ada dalam hati berupa
berbagai niat dan keinginan.
“Apakah Allah
Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan
Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?” (QS. Al Mulk: 14)
Allah Itu
Lathif dan Khobir
Syaikhul Islam
Ibnu Taimiyah mengatakan,
“Allah
itu Lathif, maksudnya mengetahui segala sesuatu secara detail. Dan Khobir,
maksudnya mengetahui segala yang tersembunyi (samar). Hal ini menunjukkan
luasnya ilmu Allah terhadap segala sesuatu.”
Allah Ta’ala
selanjutnya berfirman,
“Dialah
Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya
dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya.”
(QS. Al Mulk: 15).
Syaikh
‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di menjelaskan ayat di atas, “Sesungguhnya Allah
yang menundukkan bumi bagi kalian agar kalian bisa memenuhi berbagai kebutuhan
(hajat) kalian.”[16] Ini menunjukkan nikmat Allah dengan memberikan segala
kemudahan bagi setiap manusia. Maka Allah-lah yang pantas dipuji dan disanjung.
Tawakkal Bukan
Berarti Meninggalkan Kerja dan Usaha
Dalam surat Al
Mulk ayat 15 di atas juga menunjukkan disyariatkannya berjalan di muka bumi
untuk mencari rizki dengan berdagang, bertani, dsb.
Ini menunjukkan
bahwa tawakkal bukan berarti meninggalkan kerja dan usaha.
Sahl At Tusturi
mengatakan, ”Barangsiapa mencela usaha (meninggalkan sebab) maka dia telah
mencela sunnatullah (ketentuan yang Allah tetapkan). Barangsiapa mencela
tawakkal (tidak mau bersandar pada Allah) maka dia telah meninggalkan
keimanan.” (Jaami'ul Ulum wal Hikam).
Hanya Kepada
Allah-lah Tempat Kembali
Allah Ta’ala
berfirman,
“Dan hanya
kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.” (QS. Al Mulk: 15)
Ibnul Jauzi
menafsirkan, “Kalian akan dibangkitkan dari kubur-kubur kalian.” Hal ini
menunjukkan adanya hari berbangkit dan hari pembalasan.
Keutamaan surah al mulk
Memang banyak
fadhilah dan keutamaan dari surat al-Mulk, diantaranya adalah:
1. Abu Hurairah
Meriwayatkan hadist, yang bermaksud: “Sesungguhnya di dalam Al-Quran itu, ada
satu surat yang mengandungi 30 ayat, ia mensyafaati bagi yang membacanya. Maka waktu
lelaki itu membacanya,maka waktu itu pula ia meminta ampun untuknya. Surat itu
ialah surah Al-Mulk”
2. Rasulullah
Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: “Surah Al-Mulk itu
memelihara dan melindungi pembacanya dari azab kubur.”
3. Rasulullah
Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: “Aku sungguh gembira,
sekiranya orang mukmin sentiasa membaca surah Al-Mulk sehingga seolah-olah
surah itu tertulis di dalam hatinya.”
4. Rasulullah
Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: “Barangsiapa membaca surah
Al Mulk setiap malam, diselamatkannya dari azab kubur.”
5. Rasulullah
Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: “Sesiapa membaca surah Al
Mulk pada waktu malam, niscaya datang ke dalam
kuburnya surah itu sebagai pengganti untuk bersoal jawab dengan Munkar Nakir
6. Rasulullah
Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: “Sesungguhnya di dalam
Al-Quran ada satu surat yang terkandung 30 ayat. Surat itu ialah surah Al Mulk.
Ia akan datang kepada pembacanya untuk membantu menjawab didalam kubur sehingga
mereka selamat masuk ke dalamSurga.”
7. Rasulullah
Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: “Sebagian surat-surat yang
terdapat di dalam Al-Quran ada satu surat yang mengandungi 30 ayat. Surat itu
surat Al Mulk. Ia memberi syafaat kepada orang yang membacanya dengan
mengeluarkannya dari Neraka dan
memasukkannya ke dalam Surga.”
8. Ulama
berkata: “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak akan tidur
melainkan setelah membaca surah As Sajadah dan surah Al Mulk.”
9. Ulama
berkata: “Sesungguhnya surat Al-Mulk itu melepaskan pengamal-pengamalnya dari
bahaya azab kubur. Ia akan menjawab pada hari kiamat di hadapan Tuhan karena
menuntut melepaskan mereka yang mengamalkannya dari azab api Neraka.”
10. Saiyidina
Ali berkata: “Barangsiapa mengamalkan surah Al Mulk, niscaya dibawa ia pada
hari kiamat di atas sayap malaikat serta
wajahnya yang cantik seperti nabi Yusuf.’
11. Ulama
berkata: “Sesungguhnya surat Yasin dan
surah Al Mulk terkandung di dalamnya beberapa rahasia dan kelebihan.
Barangsiapa mengamalkannya niscaya ia mendapat rahasia-rahasia dan kelebihan-kelebihan
itu serta dikasihi oleh semua manusia dan juga menjadi hebat pada pandangan
makhluk.”
12. Saiyidina
Abdullah bin Abbas berkata: “Barangsiapa membaca surah Al Mulk sehingga menjadi
amalan wiridnya, niscaya ia mendapat bantuan dan pertolongan dari Allah
Subhanahu wa Ta’ala di dalam kuburnya. Bila azab hendak datang ke pihak kepala,
terdengar satu seruan: “Tidak boleh engkau datang ke pihak kepala ini karena
ada surah Al Mulk”
Begitulah
keadaannya bila azab itu pergi ke pihak kaki dan perutnya. Karena semuanya
mengandungi surah Al Mulk.”
13.Membaca
surat As-Sajdah dan surat Al-Mulk diwaktu Malam itu sama dengan memperolehlailatul qadar (Hadist).
14.Barang siapa
setiap malam membaca surat Al-Mulk, maka kelak ia dapat menang untuk menjawab
pertanyaan kubur dan sebelumnya mati jauh dari fitnah(Hadist)
15.Surat
Al-Mulk itu dapat mensyafaati pembacanya hingga diampuni dosanya.(Hadist).
Akhirul kalam
keutamaan surat ini bisa diperoleh jika seseorang rajin membacanya setiap
malamnya, mengamalkan hukum-hukum yang terkandung di dalamnya, mengimani
berbagai berita yang disampaikan di dalamnya..Wallahu a’lam.
Langganan:
Postingan (Atom)








